Pawai Ogoh-Ogoh di Bali Dibatasi Demi Mencegah Penularan Virus Korona

Aris Wiyanto
Antara
Pawai ogoh-ogoh di Bali dibatasi untuk mencegah meluasnya virus korona (covid-19). (Foto dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id – Gubernur Wayan Koster membatasi pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh terkait perayaan Hari Raya Nyepi di Bali tahun ini. Keputusan itu diambil untuk mencegah meluasnya penularan virus korona atau covid-19.

“Peserta dibatasi dan tidak ada pengunjung dan hanya di tempat. Berarti hanya ada orang lokal saja," kata Koster dalam keterangan kepada pers di Denpasar, Selasa (17/3/2020) malam.

Pembatasan ini mendapat dukungan dari Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Majelis Desa Adat (MDA). PHDI dan MDA menilai pawai ogoh-ogoh bukan rangkaian Hari Suci Nyepi yang wajib dilaksanakan.

“Oleh karena itu pengarakan ogoh-ogoh sebaiknya tidak dilaksanakan," kata Ketua PHDI Bali, I Gusti Ngurah Sudiana.

Dia mengatakan, kalaupun warga Bali tetap mau mengadakan pawai ogoh-ogoh, pelaksanaannya agar mengikuti imbauan tentang lokasi, waktu, dan peserta yang telah disampaikan Gubernur Bali.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
11 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

12 hari lalu

Viral Gubernur Bali Wayan Koster Adu Mulut dengan Petugas SPBU saat Sidak BBM

13 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

18 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

29 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal