Pelaku Pariwisata Bali Banting Setir Budi Daya Maggot, Untung Jutaan Rupiah per Bulan

Indira Arri
Pelaku pariwisata di Bali banting setir budi daya larva lalat (maggot) hingga meraup untung jutaan rupiah per bulan. (Foto: iNews/Indira Arri)

BADUNG, iNews.id - Pandemi Covid-19 berkepanjangan membuat pariwisata Bali mati suri. Pelaku pariwisata harus memutar otak untuk tetap bertahan hidup.

Salah satunya dilakukan seorang pekerja pariwisata di Badung, Bali bernama Yohanes Dony yang banting setir menekuni budi daya larva lalat atau maggot. 

Dari hasil budi daya tersebut, dia bisa meraup omzet hingga belasan juta rupiah per bulan.

Maggot yang dibudidayakan Yohanes dari jenis black soldier fly (BSF), yang mampu mengurai sampah organik dengan cepat dalam jumlah besar.

Yohanes banting setir budi daya larva lalat (maggot) hingga meraup untung jutaan rupiah per bulan. (Foto: iNews/Indira Arri)

Yohanes mengaku awalnya hendak beternak ikan lele. Namun justru jatuh hati dengan pakan ikan lele yakni larva lalat BSF.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
12 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

13 hari lalu

Gandeng Kementan, Agrijurno Latih 135 Jurnalis dan Mantan Jurnalis Bisnis Ayam Petelur

14 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

19 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

28 hari lalu

Tingkatkan Kesejahteraan, Linmas Didorong Budi Daya Ayam Petelur hingga Ikan Nila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal