Pelaku Pariwisata Bali Banting Setir Budi Daya Maggot, Untung Jutaan Rupiah per Bulan

Indira Arri
Pelaku pariwisata di Bali banting setir budi daya larva lalat (maggot) hingga meraup untung jutaan rupiah per bulan. (Foto: iNews/Indira Arri)

"Awalnya ikan lele, tapi ada kesulitan di pakan dan ketemu maggot. Setelah ditekuni, ternyata (maggot) lebih menjanjikan, jadi lele saya tinggalkan," ujar Yohanes ditemui di Badung, Senin (23/8/2021).

Kendati belum setahun berjalan, dia telah menyewa lahan seluas 2 are di Dalung Badung. Dibantu oleh empat rekannya, dalam sehari mampu menghasilkan 60 hingga 70 kilogram maggot segar.

"Faktor cuaca dan pakan maggot kendala utamanya," ujar pria yang sebelumnya seorang travel agent ini.
 
Maggot hasil budi daya Yohanes dijual Rp10.000 per kilogram dalam kondisi fresh atau hidup. Sedangkan untuk yang sudah dikeringkan dijual Rp35.000 per kilogram.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

8 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

11 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

13 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

13 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal