Pemprov Bali Bantah Pungut Biaya Karantina Pekerja Migran

Antara
ABK kapal pesiar asal Bali mulai menjalani karantina di hotel kawasan Kuta, Bali (Foto: Antara)

Rentin menambahkan, untuk biaya karantina Bayu sebenarnya telah ditanggung oleh Relawan Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI). Namun, karena tidak ada konfirmasi terlebih dahulu oleh Bayu Maulana dengan pihak terkait lainnya, sehingga ada miskomunikasi.

Rentin mengatakan, 48 pekerja migran yang baru tiba dari Myanmar itu tak bisa dipulangkan langsung ke daerahnya dan harus menjalani karantina terlebih dahulu, karena tidak ada satu pun yang membawa surat keterangan sehat bebas Covid-19.

Terpisah, Bayu telah mengakui ada miskomunikasi terkait prosedur karantina yang dijalani. Dia mengaku tidak tahu dengan aturan karantina yang diterapkan Pemprov Bali untuk pekerja migran yang baru tiba dari luar negeri.

"Saya, Bayu Maulana menyatakan bahwa permasalahan ini terjadi karena miskomunikasi antara saya dengan pihak terkait, khususnya tim KPI dan Gugus Tugas. Masalah ini sudah selesai, baik dari saya sendiri dan pihak terkait," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
9 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

22 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

23 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

26 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

1 bulan lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal