Pengakuan Korban Penyekapan di Denpasar: Kayak Bukan Manusia!

Aris Wiyanto
Hadi, korban penyekapan di Denpasar, Bali. (iNews.id/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id - Hadi, warga Denpasar, Bali yang melaporkan penyekapan keluarganya mengaku tak habis pikir dengan tindakan pelaku penyegelan rumahnya. Dia menyebut keluarganya diperlakukan seperti bukan manusia.

"Kita disekap kayak bukan manusia," tutur Hadi, Jumat (2/10/2020).

Hadi menuturkan penyekapan berlangsung berjam-jam. Di dalam rumah ada ibunya yang sudah berusia lanjut dalam kondisi sakit kesulitan berjalan.

"Ibu syok, sampai nangis," tuturnya.

Hadi menuturkan, apa yang dilakukan pelaku penyegelan dan penyekapan keluarganya tidak beradab. Berulang kali dia meminta rumahnya dibuka, namun pelaku tetap menolak.

Dia sudah mengatakan kepada pelaku penyegelan untuk menempuh jalur hukum dan bukan dengan aksi sepihak nmenyegel rumah. Namun permintaan itu tak digubris.

"Saya bilang nggak boleh begini caranya. Proses hukum saja. Ini seolah-olah dia punya wewenang eksekusi sendiri," tuturnya.

Penyekapan yang dialami keluarga Hadi akhirnya berakhir. Setelah melapor ke Polda Bali, petugas yang dipimpin Direskrimum Polda Bali membuka segel rumahnya.

"Ini berdasarkan kemanusiaan ya, karena ada orang tua yang kita nggak tahu kesehatannya," kata Direskrimum Polda Bali Kombes Dodi Rahmawan.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Fakta Baru Wanita di Surabaya Sekap Calon Mertua, Foya-Foya di Hotel Mewah 6 Bulan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

Update Kasus Wanita Cantik di Surabaya Sekap Ayah Pacar, Tersangka Bertambah Jadi 4 Orang

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Jember, Getaran Terasa di Malang hingga Denpasar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal