Penyebab Banjir Bandang di Bali, Walhi: Terjadi Alih Lahan Massif akibat Proyek Infrastruktur

Chusna Mohammad
Banjir bandang di Bali terjadi di sejumlah kabupaten dan menewaskan 6 orang. (Foto: Chusna Mohammad)

DENPASAR, iNews.id - Walhi Bali menyebut banjir dan longsor yang melanda Pulau Dewata akibat alih fungsi lahan yang massif. Proyek infrastruktur digenjot tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan.

"Alih fungsi lahan terjadi sangat signifikan, yang disebabkan oleh pembangunan infrastruktur yang atraktif," kata Direktur Eksekutif Walhi Bali, Made Krisna Dinata, Rabu (19/10/2022).

Dia mengkritisi sejumlah proyek yang memiliki andil besar dalam perubahan ahli fungsi lahan di Bali, salah satunya proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi.

Krisna mengungkap, 1.300-an hektare lahan akan beralih fungsi menjadi jalan tol. Dari jumlah itu, tercatat ada 480,54 hektare yang merupakan persawahan.

Menurutnya, proyek tol Gilimanuk-Mengwi menghilangkan 98 titik subak atau irigasi yang menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan budaya Bali.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Longsor Putus Jalan Desa di Pandeglang, Mobil Terpaksa Putar Balik

9 hari lalu

Trauma Banjir Bandang, Warga Aceh Tengah Mengungsi usai Sungai Meluap

15 hari lalu

Anjing Pelacak Temukan Dompet dan KTP Agusral, Korban Hilang Banjir Bandang di Solok

16 hari lalu

Polda Sumbar Kerahkan 2 Anjing Pelacak Cari Korban Banjir Bandang di Solok

17 hari lalu

Identitas 4 Pekerja Tambang Nikel PT KDI Tewas Tertimbun Longsor di Konawe Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal