Penyebab Banjir Bandang di Bali, Walhi: Terjadi Alih Lahan Massif akibat Proyek Infrastruktur

Chusna Mohammad
Banjir bandang di Bali terjadi di sejumlah kabupaten dan menewaskan 6 orang. (Foto: Chusna Mohammad)

Padahal, subak memiliki fungsi sebagai saluran irigasi dan mendistribusi air dan turut menjaga sekaligus mengatur sistem hidrologis air.

Jika satu hektare sawah mampu menampung 3000 ton, maka ada 1.441.620 ton air yang tidak mengalir ke persawahan sehingga mengakibatkan banjir dan longsor.

Menurutnya, banjir dan tanah longsor di Bali disebabkan tata kelola lingkungan yang tidak baik. 

"Banyak lahan dikonversi menjadi infrastruktur, sehingga merubah bentang alam yang ada," ujar Krisna.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang Cane Toa Gayo Lues, Puluhan Rumah Terendam

3 bulan lalu

Longsor di Lembah Anai Sumbar, Jalur Padang-Bukittinggi Putus Total

4 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

4 bulan lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

4 bulan lalu

Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal