Penyelam dan Robot Bawah Air Dikerahkan Cari Penumpang KMP Yunicee

Nyoman Sudika
KMP Yunicee (Foto: Ist)

JEMBRANA, iNews.id - Pencarian KMP Yunicee yang tenggelam di perairan Selat Bali kembali dilanjutkan. Mabes Polri menurunkan alat pendeteksi di bawah air dan penyelam dari polairud untuk membantu pencarian korban dan lokasi KMP Yunicee di bawah laut.

"Kami sudah menerjunkan alat dan juga penyelam yang akan mencari keberadaan letak kapal yang tenggelam," kata Kabaharkam Polri, Komjen Arief Sulistyanto di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Kamis (30/7/2021).

Arief mengatakan, robot pendeteksi bawah air ini dikerahkan guna mendeteksi posisi KMP Yunicee di Selat Bali. Diduga kapal tersebut telah bergeser ke arah timur karena terseret arus bwah laut.

"Dengan ditemukan posisinya kami bisa mencari kemungkinan korban masih ada dalam kapal," ujarnya.

Posko pencarian KMP Yunicee di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. (Foto: iNews.id/Nyoman Sudika)

Sementara itu validasi data penumpang hilang masih terus dilakukan di posko pengaduan di Pelabuhan Gilimanuk. Data terkini ada 18 penumpang yang masih hilang. 

Dari 18 orang itu, hanya lima yang terdapat dalam manifes. Sedangkan 13 orang tidak ada di dalam manifes.

KMP Yunicee tenggelam pada Selasa (29/6/2021) malam. Hingga kini total penumpang yang berhasil diselamatkan yakni 39 orang. Sedangkan penumpang yang meninggal tujuh orang.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Irjen Kalingga Rendra Raharja, Diberi Amanah Baru Jadi Kapolda NTB

57 tahun lalu

Robot Bawah Air Dikerahkan Cari Atlet Terjun Payung Hilang di Pangandaran

57 tahun lalu

Kapal Ambulans Hilang 12 Hari di Pangkep Ditemukan di Selat Bali, Begini Kondisi Para Kru

57 tahun lalu

Tim K-9 Dikerahkan Percepat Cari Korban Tertimbun Reruntuhan di Ponpes Al Khoziny

57 tahun lalu

Polairud Gagalkan Penyelundupan 29 PMI Ilegal di Perairan Tanjung Balai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal