Perang Puputan, Pengertian dan Sejarah Perlawanan Rakyat Bali

Reza Yunanto
Ilustrasi Perang Puputan. (Foto: wikimedia)

Sejarah Perang Puputan

Perang Puputan terjadi sejak Bali masih terdiri atas kerajaan-kerajaan hingga masa kemerdekaan. Dua Perang Puputan yang terkenal adalah Puputan Jagaraga dan Puputan Margarana.

Perang Puputan Jagaraga

Perang Puputan Jagaraga adalah perlawan yang dipimpin Patih Jelantik dari Kerajaan Buleleng melawan tentara Belanda pada 1848-1849. 

Perang dikobarkan setelah Raja Buleleng menolak tunduk kepada Belanda dan menerapkan Tawan Karang, yakni menahan seluruh kapal dagang asing yang berlabuh di Dermaga Buleleng.

Patih Jelantik yang memiliki nama lengkap I Gusti Ketut Jelantik gugur dalam peperangan itu. Pada 1993, pemerintah Indonesia menetapkan Patih Jelantik sebagai pahlawan nasional.

Perang Puputan Margarana

Perang Puputan Margarana adalah perlawanan heroik rakyat Bali melawan Belanda dalam masa Perang Kemerdekaan. 

Perang yang terjadi pada 20 November 1946 itu dipimpin oleh Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai yang saat itu memimpin pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Divisi Sunda Kecil.

I Gusti Ngurah Rai dan sejumlah pejuang gugur dalam pertempuran itu. 

Pemerintah Indonesia menetapkan I Gusti Ngurah Rai sebagai Pahlawan Nasional pada 1975. Nama Ngurah Rai juga diabadikan sebagai nama bandara, stadion, hingga universitas di Bali.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
12 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

14 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

19 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

30 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

1 bulan lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal