Gunarta menjelaskan, Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Komisi Daerah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) sedang melakukan penyelidikan.
"Jadi jangan buru-buru berkesimpulan," ujarnya.
Dia memastikan, satu vial vaksin AstraZeneca yang diterima korban juga disuntikkan kepada sembilan warga lainnya.
"Sebelum menerima vaksin, prosedur screening juga sudah dilakukan," katanya.