Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Periksa Konglomerat Tan Kian hingga Ferry Hongkiriwang terkait Kasus TPPU Febrie
Advertisement . Scroll to see content

MAKI Minta Polri Waspadai Serangan Balik usai Ungkap Kasus Febrie: Jangan Terpengaruh!

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:20:00 WIB
MAKI Minta Polri Waspadai Serangan Balik usai Ungkap Kasus Febrie: Jangan Terpengaruh!
Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman. (Foto: Nur Khabibi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman meminta Polri mewaspadai serangan balik dari pihak-pihak yang diduga berkepentingan setelah pengungkapan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah. Boyamin menilai Polri harus tetap fokus menuntaskan proses penegakan hukum dan tidak terpengaruh berbagai upaya yang dapat mengganggu jalannya penyidikan.

"Menurut saya Polri harus tetap fokus mengusut tuntas kasus korupsi. Jangan terpengaruh dengan serangan balik para koruptor yang mengincar Polri dan pimpinan Polri," kata Boyamin saat dihubungi, Kamis (30/7/2026).

Menurut Boyamin, maraknya informasi bohong dan fitnah yang beredar di media sosial, khususnya yang menyasar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan institusi Polri, diduga merupakan upaya mengalihkan perhatian publik dari proses penegakan hukum yang tengah berlangsung.

Dia menyinggung keberhasilan Polda Metro Jaya membongkar sindikat buzzer penyebar konten hoaks dan fitnah. Dalam perkara tersebut, polisi telah menangkap delapan tersangka dan masih menelusuri pihak yang diduga menjadi pemesan jaringan tersebut.

Boyamin menilai penyebaran hoaks terhadap pimpinan Polri berpotensi melemahkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Padahal, menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dukungan terhadap penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut