Soal Kasus Pria Meninggal usai Divaksin, Ini Kata Pemprov Bali

Antara
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali Gede Pramana. (ANTARA/HO-Pemprov Bali)

Sakit yang dikeluhkan yakni sakit kepala yang terus-menerus bahkan terkadang almarhum sampai muntah-muntah dan berkeringat dingin.

"Almarhum juga dikatakan memang memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi, diabetes dan kolesterol," katanya.

Pada saat almarhum ikut vaksin, semua proses skrining dan lain sebagainya sudah dilakukan dan kondisi saat itu memungkinkan untuk mendapatkan vaksin. Kemudian dua hari setelah vaksin Abdullah ditemukan meninggal.

"Kami tidak bisa menyimpulkan yang bersangkutan meninggal karena vaksin. Setelah vaksin ada observasi dan baik-baik saja. Jadi jangan sedikit-sedikit ada orang meninggal dikaitkan dengan Covid-19 atau ada yang meninggal setelah beberapa hari mendapatkan vaksin dikaitkan karena vaksin," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 hari lalu

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba di Five Stars Bali, 5 Orang Ditetapkan Tersangka 2 DPO

13 hari lalu

Bareskrim Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Five Star Bali, Manajemen Diduga Terlibat

13 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,4 Guncang Kuta Selatan Bali

19 hari lalu

Setahun Buron, Terpidana Penipuan Rp10 Miliar Ditangkap Tim Kejari Surabaya di Bali

26 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal