Tawur Agung Kesanga Digelar Terbatas, Tak Ada Pengarakan Ogoh-Ogoh

Aris Wiyanto
Bagus Alit
Persiapan Nyepi di Bali. (Foto: Koran Sindo)

Pelaksanaan Tawur Agung Kesanga dengan protokol kesehatan yang ketat dan membatasi peserta yang hadir.

"Yang ada di areal hanya sebagian saja, sebagian menunggu tirta di Pura Jagadnatha untuk menjaga protokol kesehatan," kata Kepala Kantor Agama Denpasar, I Gusti Gede Agung Manguningrat.

Hal berbeda dalam Nyepi tahun ini yakni ditiadakannya pawai ogoh-ogoh. Biasanya, setelah upacara Tawur Agung Kesanga, umat Hindu akan mengarak ogoh-ogoh berukuran besar. 

Tradisi Nyepi itu biasanya melibatkan banyak orang, sehingga dilarang karena berpotensi menyebarkan Covid-19.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
19 jam lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

4 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

6 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

6 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

12 hari lalu

Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Denpasar, Polisi Sita Uang Rp10,2 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal