Korban yang merasa curiga kemudian memeriksa kembali isi dompet. Dari pemeriksaan tersebut, korban mendapati uangnya berkurang sebesar 150 euro atau sekitar Rp3 juta.
Korban kemudian meminta bantuan petugas toko untuk melihat rekaman CCTV. Rekaman tersebut memperlihatkan interaksi korban dengan dua WNA yang diduga mengambil uang dari dompet.
Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ubud. Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap identitas dan keberadaan kedua terduga pelaku.
Kasi Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita mengatakan, polisi telah menindaklanjuti laporan wisatawan asal Aljazair tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban merupakan warga negara Aljazair yang kehilangan uang sekitar 150 euro di Jalan Monkey Forest, Ubud. Saat itu, korban sedang berjalan-jalan pukul 18.00 WITA dan bertemu dengan orang yang kemudian diduga mengambil uang dari dompetnya,” ujar Ipda Suardita.
Satreskrim Polres Gianyar bersama personel Polsek Ubud juga telah meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas kedua WNA tersebut menjadi salah satu petunjuk dalam penyelidikan.
Polisi masih mendalami rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengidentifikasi kedua terduga pelaku.