Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Febri Bantah 38 Aset Rp846 Miliar Sitaan Kejagung Milik Eks Jampidsus Febrie: Tidak Benar
Advertisement . Scroll to see content

Febrie Adriansyah: Saya Tak Pernah Minta Proyek Pemerintah-Konsesi Sawit!

Jumat, 18 September 2026 - 16:07:00 WIB
Febrie Adriansyah: Saya Tak Pernah Minta Proyek Pemerintah-Konsesi Sawit!
Febrie Adriansyah mengaku tak pernah meminta proyek pemerintah hingga konsesi sawit. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah mengaku tak pernah meminta proyek pemerintah atau memiliki konsesi lahan sawit. Hal itu ia sampaikan merespons dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjeratnya. 

Febrie menegaskan selama menjadi jaksa, dia tidak pernah terlibat kasus maupun mendapat hukuman di bidang pengawasan.

“Saya tidak punya IUP tambang. Saya tidak pernah minta proyek pemerintah. Saya tidak pernah punya konsesi sawit. Saya tidak pernah minta kuota impor,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).

Atas dasar itu, Febrie membantah keterkaitannya dengan kepemilikan 74 kilogram emas yang disita dalam perkara TPPU. Menurutnya, persoalan kepemilikan emas tersebut sudah dijelaskan kepada penyidik. 

“Itu kan (74 kg emas) sudah diperiksa. Dan saya juga minta itu di-clear-kan. Siapa yang punya, apakah keterkaitan dengan saya, itu kan sudah diberikan penjelasan kepada tim penyidik. Oleh karena itu saya berharap nanti, ya, agar hakim dapat melihat ini dengan jernih,” katanya.

Tim 9 Kejaksaan Agung melimpahkan tersangka Febrie Adriansyah (FA), Don Ritto (DR), dan Nurman Herin (NH), beserta barang bukti terkait dugaan pemerasan dan TPPU ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (18/9/2026).

Pelimpahan tahap II dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh JPU pada Rabu (16/9/2026).

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut