19.066 Buruh di Sukabumi Terkena PHK akibat Resesi Ekonomi Global

Dharmawan Hadi
Audensi Apindo bersama Pemkab Sukabumi di Gedung Negara Pendopo Kabupaten Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukabumi melaporka sebanyak 19.066 karyawan dari 28 perusahaan di Kabupaten Sukabumi terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). PHK massal tersebut terjadi pada sektor garmen hingga Oktober 2022. 

Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri mengaku terkejut mendengar laporan tersebut saat audensi dengan DPK Apindo Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, pada Selasa (8/11/2022). 

"Iya, kami kaget sekali bahwa dampak dari resesi ekonomi global itu, telah berdampak pada PHK massal pada ribuan buruh. Bahkan, laporan dari Apindo itu, dari ribuan buruh yang di-PHK, hampir 99 persen mereka merupakan asli warga Kabupaten Sukabumi," ujar Iyos Somantri kepada MNC Portal Indonesia. 

Untuk itu, lanjut Iyos, Pemkab Sukabumi harus segera melakukan upaya antisipasi pada kondisi krisis ini. Dia mewakili Bupati Sukabumi bersama dengan DPK Apindo Kabupaten Sukabumi melakukan audensi untuk memberikan saran dan masukan terkait dengan kondisi krisis global tersebut.

"Tentunya ketika kita menghadapi krisis global ini, harus mempunyai beberapa langkah kegiatan pendampingan yang diharapkan tentunya bisa membantu akibat pada krisis ekonomi global, salah satunya dengan PHK dan hal yang lainnya," ujar Iyos. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

73.000 Buruh di Jabar Terkena PHK, Apindo Harap Ada Win Win Solution

57 tahun lalu

Khofifah Minta Tak Ada PHK Karyawan, Ini Jawaban Bos Maspion Alim Markus

57 tahun lalu

Gegara Sepi Order dan UMK Tinggi, 4 Perusahaan Padat Karya di Purwakarta Tutup

57 tahun lalu

Solusi Korban PHK Perusahaan Tambang, Disparbud KBB Tawarkan Opsi Destinasi Wisata

57 tahun lalu

Cerita Miris Eks Pekerja Tambang di KBB, Terpaksa Jualan Cilok demi Hidupi Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal