Lebih memilukan lagi, sembilan korban tersebut diketahui masih memiliki ikatan hubungan saudara dekat. Bahkan, ada ikatan ibu dan anak kandung yang sama-sama menjadi korban tewas dalam insiden berdarah tersebut.
Di balik musibah tragis ini, pihak keluarga mengaku sempat merasakan firasat yang tidak biasa sebelum rombongan berangkat.
"Ada firasat tersendiri sebelum musibah. Saya melihat ibu mertua saya sempat ganti baju lebih dari dua kali tidak seperti biasanya sebelum pergi," ungkap Tuniwati, salah seorang menantu korban dengan mata berkaca-kaca.