Azan dan Gonggongan Anjing, Ormas Sukabumi Tuntut Menag Yaqut Dipecat

Dharmawan Hadi
Perwakilan ormas menyerahkan pernyataan sikap dan tuntutan ke Kantor Kemenag Kota Sukabumi. (FOTO: DHARMAWAN HADI)

SUKABUMI, iNews.id - Puluhan perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Jumat (25/2/2022). Mereka menuntut Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dipecat karena membandingkan pengeras suara masjid dengan gonggongan anjing.

Ormas yang mendatangi Kantor Kemenag Sukabumi itu mengatasnamakan diri Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Indonesia dan Aliansi Rakyat dan Aktivis Sukabumi (Arasi).

Koordinator aksi, Budi Lesmana mengatakan, kedatangan mereka ke kantor kemenag untuk melayangkan protes terhadap pernyataan Kemenag Yaqut Cholil yang membandingkan pengeras suara masjid dengan gonggongan suara anjing. Selain itu menyampaikan kekecewaan terhadap institusi Kemenag.

"Tuntutan kami, pertama, pecat Menteri Agama Yaqut. Kedua, proses hukum akan kita kawal. Ketiga, semoga negara ini masih punya institusi yang adil, kepolisian yang adil, kejaksaan yang adil dan lembaga kehakiman yang adil sehingga bisa diproses secara hukum, kami dukung," kata Budi. 

Sementara itu di Kabupaten Sukabumi, Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Sukabumi Jaka Susila mengatakan, pernyataan Mentri Agama membandingkan suara azan dari pengeras suara masjid dengan gonggongan anjing, tidak elok.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polemik Azan dan Gonggongan Anjing, Sekjen MUI Dorong Menag Minta Maaf

57 tahun lalu

Polemik Pengaturan Volume Azan, Buya Syafii: Pejabat Harus Bangun Budaya Kearifan

57 tahun lalu

Wakil Wali Kota Medan Minta Menag Minta Maaf terkait Polemik Suara Azan dan Gonggongan Anjing

57 tahun lalu

IKADI Ingatkan Menag Yaqut: Azan Itu Mengusir Setan, Tidak Bisa Disamakan dengan Gonggongan Anjing

57 tahun lalu

Heboh Azan dan Gonggongan Anjing, Aliansi Ummat Islam Garut Desak Menag Dicopot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal