Banjir Bandung, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 Hari

Agi Ilman
Warga saat melintasi banjir dengan perahu di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. (Foto: MPI/Agi Ilman)

Beberapa alat seperti cangkul, sekop, troli, karung, perahu kano, dan pompa air juga diperlukan untuk membersihkan sisa lumpur setelah banjir surut.

Uka menjelaskan, banjir ini disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang membuat Sungai Citarum meluap.

Selain itu, air kiriman dari Kota Bandung tidak dapat mengalir dengan baik ke sungai, sehingga memperparah genangan.

“Banjir ini murni akibat luapan Sungai Citarum,” ujarnya.

Hingga saat ini, BPBD bersama Pemkab Bandung, TNI, Polri serta relawan masih terus melakukan pemantauan dan penanganan banjir. Warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

Baru Masuk Masa Transisi Darurat, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar

7 hari lalu

Kecelakaan Maut Motor Tabrak Tembok Beton di Baleendah Bandung, 2 Orang Tewas

7 hari lalu

Hari Tani Nasional, Dari Energi Terbarukan, Tumbuh Pangan dan Kemandirian Petani

10 hari lalu

Mulai Tahun Depan, 7.550 PPPK Paruh Waktu di Bandung Direncanakan Jadi Penuh Waktu

12 hari lalu

Truk Kontainer Tabrak Truk Boks gegara Rem Blong, Jalur Nagreg Macet 15 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal