Berapa Jumlah Korban Pelecehan Dokter Kandungan di Garut? Ini Kata Kapolres

Agus Warsudi
Il Solihin
Kapolres Garut AKBP Mohammad Fajar Gemilang beri keterangan terkait kasus dugaan pelecehan seksual oleh  dokter kandungan. (Foto: iNews/Ii Solihin)

BANDUNG, iNews.id - Polisi masih terus mendalami kasus pelecehan seksual oleh Dokter M Syafril Firdaus, dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) atau dokter kandungan yang pernah berpraktik di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sampai saat ini jumlah korban yang diduga dilecehkan oknum dokter tersebut berjumlah dua orang.

Kapolres Garut AKBP Mohammad Fajar Gemilang mengatakan, baru dua orang yang melaporkan kejadian dugaan pelecehan kepada polisi. Pihaknya mendatangi langsung korban dan menjamin kerahasiaan identitas mereka.

"Yang melapor baru dua orang berusia 20 tahun hingga 30 tahun," ujarnya, Rabu (16/4/2025).  

Fajar mengaku sudah mendengar informasi yang beredar di media sosial atau masyarakat terkait dugaan banyak korban. Namun saat mengarahkan para korban untuk melapor relatif sulit. 

"Masyarakat atau korban itu ibu-ibu, kalau sampai viral juga mereka malu," katanya.

Menurutnya, modus dokter kandungan diduga melecehkan pasien dengan menawarkan USG gratis di sebuah klinik di Garut. Selain itu juga menawarkan layanan lainnya.

"Iya, ada yang ditawari USG gratis atau layanan-layanan lain secara personal sehingga si korban ini tidak terdeteksi di buku resepsionis klinik itu," kata Kapolres Garut.

Kapolres menyebut kejadian tersebut terjadi pada periode tahun 2024 termasuk video yang viral. Pihaknya masih mendalami apakah korban dalam video tersebut sudah pernah melaporkan kejadian yang dialami. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Modus Tawarkan Jasa Meramal, Pria di Bondowoso Lecehkan Nenek 72 Tahun

57 tahun lalu

Alasan Polisi Tetapkan Gus Idris Tersangka Pelecehan Model Konten Sumpah Pocong

57 tahun lalu

Pengasuh Ponpes di Malang jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Eks Kades di Garut Dijebloskan ke Penjara, Diduga Korupsi Dana Desa Rp653 Juta

57 tahun lalu

Hotman Paris Turun Tangan, Siap Dampingi Santriwati Korban Dugaan Pelecehan di Pati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal