Bertahun-tahun Tak Tertagih, Perusahaan di Karawang Nunggak PBB hingga Rp600 Miliar

Nilakusuma
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, Asep Aang Rahmatullah. (Foto: iNews.id: Nilakusuma)

Asep Aang mengatakan, banyak perusahaan yang memiliki lahan dan bangunan besar tidak lagi beroperasi karena bangkrut. Oleh pemiliknya ditinggal begitu saja dan tidak diurus. 

"Kebanyakan alamat kantornya tidak diketahui. Kalaupun ada alamatnya mereka juga belum membayar hingga sekarang," katanya.

Menurut Asep Aang, pihaknya belum bisa melangkah karena masih dalam situasi pandemi. Namun ke depan akan dicoba menagih piutang tersebut lebih gencar lagi dibanding sebelumnya. 

"Saat ini masih pandemi Covid-19 dan sedang PPKM. Nanti setelah semuanya normal akan kita gencarkan penagihan," ucapnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Hore! Jabar Gelar Triple Untung Plus, Hapus Denda dan Beri Diskon Pajak Kendaraan

1 bulan lalu

Tertarik Ikut Lelang Aset Rampasan Negara, 2 Jenis Kendaraan Ini Jadi Incaran Wabup Karawang

1 bulan lalu

Gudang Penyimpanan Plastik di Karawang Terbakar Hebat

5 bulan lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

6 bulan lalu

Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Orang Tewas dan 13 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal