BMKG Jelaskan Penyebab Gempa Dangkal Guncang Sumedang Berpusat di Darat

Kastolani Marzuki
Ilustrasi gempa bumi dangkat berpusat di darat mengguncang Sumedang, Jawa Barat, Minggu (31/12/2023) dini hari. (Foto: Ilustrasi/Ist)

SOLO, iNews.id - Dua simpatisan capres Ganjar Pranowo yang menjadi korban penganiayaan belasan oknum anggota TNI di depan markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh, Boyolali masih dirawat intensif di rumah sakit. 

Kedua korban yakni, Slamet Andono dan Arif Diva. Slamet diketahui merupakan anak yatim piatu. Keluarga korban, Dwiratno mengatakan, dua korban yang menjalani rawat inap mengalami luka berat di sekujur tubuh. 

"Semua bagian kepala sampai kaki. Ya kalau sadar tapi mau lihat aja susah. Kasihan itu (Slamet) anak yatim piatu itu tidak punya ayah tidak punya ibu," katanya, Minggu (31/12/2023).

Ketua DPC PDIP Boyolali, Susetya Kusuma Dwi Hartanta mengatakan, Slamet yang merupakan simpatisan Ganjar-Mahfud adalah anak yatim piatu. "Ini sungguh mengenaskan," ujarnya.

Dwi pun prihatin dengan tindakan yang dilakukan oleh oknum TNI. Pasalnya sebagai aparat keamanan seharusnya menjadi tameng bagi masyarakat jikalau ada yang membahayakan negeri ini.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,4 Guncang Jembrana Bali, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,8 Guncang Nias Utara, Warga Rasakan Getaran Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal