BMKG Ungkap 9 Fakta Gempa M6,2 di Garut, Nomor 4 Bukan Megathrust

Binti Mufarida
Ilustrasi gempa bumi mengguncang Garut, Jawa Barat. (Foto: Ist)

4. Bukan Megathrust

Gempa yang terjadi di Garut dipastikan bukan gempa megathrust. Hal ini dibuktikan dengan data penampang melintang hiposenter (cross-section) yang menunjukkan hiposenter gempa terletak di dalam slab Lempeng Samudra Indo-Australia.

5. Terdapat 1 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat hanya terjadi sekali gempa susulan (aftershock) pascagempa utama 6,2. Kekuatan yakni magnitudo 3,1 yang terjadi pada 27 April 2024 pukul 23.45 WIB.

6. Penyebab Minim Gempa Susulan

Daryono menyebut gempa Garut 'miskin' gempa susulan (lack of aftershock). Hal ini disebabkan karena batuan slab Lempeng Samudra Indo-Australia bersifat homogen, elastis dan tidak mudah rapuh (ductile). 

7. Dampak Gempa

Hasil analisis BMKG, gempa Garut M6,2 dirasakan di sejumlah wilayah. Gempa ini bersifat destruktif karena mengguncang kuat di Tegalbulued, Pamulihan, Sukanagara, Cempaka, Langkaplancar dan Lembang dengan skala intensitas V MMI.

Kemudian gempa juga menimbulkan kerusakan di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Sukabumi dan Ciamis.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,4 Guncang Jembrana Bali, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,8 Guncang Nias Utara, Warga Rasakan Getaran Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal