Cegah Paham Radikal dan Intoleran Berkembang di Garut, Penyuluh Agama Dikerahkan

Antara
Kantor Kemenag Garut mengerahkan 150 penyuluh agama untuk mencegah berkembangnya paham radikal dan intoleran di Kabupaten Garut. (Foto: Antara)

GARUT, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Jawa Barat mengerahkan penyuluh agama untuk memberikan pemahaman yang benar dalam beragama dan berbangsa kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk menangkal berkembangnya paham radikal dan intoleransi di Kabupaten Garut.

"Penyuluh agama punya kewajiban untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat, bukan justru menjadi biang keladi radikalisme dan intoleransi," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut Cece Hidayat saat acara Diseminasi Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan di Gedung Art Center Garut, Rabu (7/4/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Garut Rudy Gunawan, Kepala Kejaksaan Negeri Garut, dan Baznas Garut dengan peserta para penyuluh agama honorer berjumlah 150 orang.

Cece Hidayat mengemukakan, kewajiban penyuluh agama di antaranya memberikan penyuluhan bagi masyarakat dan mengimbau mereka agar senantiasa menangkal pengaruh radikalisme dan intoleransi.

"Radikalisme akan menggerogoti nutrisi kebangsaan. Nutrisi kebangsaan kita akan hilang jika masyarakat punya pemahaman yang radikal," kata Cece.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Ada Soal Radikalisme dalam Tes

57 tahun lalu

Ikadi Ajak Para Dai Ikut Perangi Bahaya Terorisme dan Radikalisme

57 tahun lalu

Ma'ruf Amin Sebut Terorisme dan Radikalisme Ciri-ciri Berpikir Sempit

57 tahun lalu

Cegah Radikalisme, Jadikan Guru Agama Pelopor Moderasi Beragama di Sekolah

57 tahun lalu

Tekan Radikalisme, Kemenag Lampung Minta Pendidikan Muatan Lokal Diperkuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal