Dampak Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Jabar Meningkat Jadi 9,7 Persen

Dicky Wismara
Gubernur Jabar Ridwan Kamil membagikan langsung paket sembako kepada masyarakat terdapat pandemi Covid-19. (Foto: iNews/DICKY WISMARA)


"Setelah hampir dua tahun dilanda pandemi, Dinsos Jabar menggulirkan dana Rp100 miliar untuk membantu perekonomian bagi masayarakat noin DTKS atau masayarakat miskin baru, untuk permodalan dengan program modal usaha bersama," tutur Kadinsos Jabar.

Bantuan itu diberikan kepada setiap kelompok usaha dengan kententuan setiap kelompok terdiri dari 10 kepala keluarga (KK). Modal usaha yang diberikan untuk setiap kelompok senilai Rp30 juta.

"Untuk pemulihan ekonomi, Dinsos Jabar menganggarkan Rp100 miliar untuk kelompok usaha bersama. Dengan bantuan pemulihan ekonomi ini, diharapkan masayarakat non-dts atau masyarakat miskin baru dapat kembali membuka usaha dan mandiri," ucap Dodo Suhendar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Usulan Provinsi Sunda Terkendala Aspek Sosiologis, DPRD Jabar Soroti Cirebon, Depok dan Bekasi

6 bulan lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

10 bulan lalu

Kolaborasi Strategis Kemenhub, Pemprov Jawa Barat, dan KAI Perkuat Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

11 bulan lalu

Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka

2 tahun lalu

Didukung Perindo, Nelson-Kris Siap Bawa Gorontalo Mentas dari Kemiskinan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal