BOGOR, iNews.id – Sebanyak 10.000 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial di Kota Bogor belum menerima dana bantuan sosial dari pemerintah. Penyebabnya, banyak data penerima manfaat yang ganda.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, dari total kuota sebanyak 23.000 warga penerima manfaat bantuan sosial, saat ini tersisa 10.000 yang belum menerima bantuan.
Jumlah sisa tersebut, hingga saat ini masih dalam tahapan penyortiran. Sebab, di lapangan banyak ditemukan penerima ganda atau dua orang penerima bantuan dalam satu keluarga.
"Dari total kuota 23.000 KPM itu masih tersisa sekitar 10.000 warga penerima manfaat bansos dari pemerintah yang belum tersalurkan," kata Dedie saat mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara saat memantau penyaluran dana bantuan sosial bagi warga terdampak pandemi corona (Covid-19) di Kelurahan Cilendek Barat, Kota Bogor, Kamis (28/5/2020).
Dia mengungkapkan, banyak temuan di lapangan bahwa penerima manfaat dari bansos yang tidak tepat sasar. “Oleh karena itu, ke depan kami akan terus melakukan filter penerima bantuan sosial agar tepat sasaran,” ucapnya.