Namun, saat terbangun sekitar pukul 02.00 WIB, Diki belum juga kembali ke rumah. Arni mulai menghubungi keluarga dan kerabat untuk mencari keberadaannya.
“Udah ngontek dari jam 2 malam, ke saudara, ke mana-mana, enggak ada ternyata. Enggak ada kabar. Ditungguin sampai pagi gak ada,” tutur Arni.
Keluarga sempat berusaha melacak ponsel Diki menggunakan akun email. Perangkat tersebut terakhir kali terdeteksi berada di kawasan Dago.
Namun, pada pemeriksaan berikutnya, lokasi ponsel sudah tidak dapat ditemukan. Keluarga belum mengetahui apakah perangkat tersebut mati, rusak, atau berada di tangan orang lain.
“Dicek pakai email, HP-nya terakhir digunakan di Dago. Tadi pagi perangkat (HP milik Diki) sudah tidak ditemukan. Gak tahu HP-nya diambil orang atau gimana,” ucapnya.