Eks TKW Karawang Dipasung 15 Tahun, Pergi ke Kuwait Ingin Ubah Nasib

Nilakusuma
Petugas Dinsos dan Catatan Sipil sedang mengurus KTP Masitoh agar mendapat akses pelayanan kesehatan secara gratis. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)

Akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk memasung Masitoh dengan cara dirantai kedua tangannya. Masintoh dipasung agar tidak membahayakan dan juga kabur-kaburan dari rumah.

"Biar tidak merepotkan karena kalau kumat suka galak sama orang juga," ujarnya.

Sarni mengaku sudah mencoba mengobati anaknya dengan berobat ke berbagai tempat namun tidak ada hasil. Tawaran dari pihak Pemkab Karawang untuk mengobati Masitoh ditolak. Alasannya karena masih mau mencari pengobatan tradisional. 

"Ditawari berobat ke Bogor tapi saya gak mau karena jauh. Jadi tadinya masih mencoba berobat tradisional aja lebih murah," katanya.

Namun sikap sikap Sarni mempertahankan Masitoh untuk berobat tradisional akhirnya berubah. Dia akhirnya bersedia menerima tawaran Pemkab agar berobat ke Rumah Sakit Jiwa di Bogor. 

"Saya bersedia karena sudah bingung mau gmana lagi. Uang anak saya kerja di Kuwait juga sudah habis," tuturnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pulang Jadi TKW di Kuwait, Perempuan di Karawang 15 Tahun Dipasung

57 tahun lalu

Viral Pria di Jember Dibacok Celurit di Kantor Wifi, Pelaku Diduga ODGJ

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

57 tahun lalu

IRT Tukang Pijat di Palangka Raya Dibacok Tetangga, Kedua Tangan Nyaris Putus

57 tahun lalu

Geger! Pria di Simalungun Bongkar Kuburan Siang Bolong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal