Emak-emak Unjuk Rasa di Polrestabes Bandung, Soroti Kasus Polisi 

Agus Warsudi
Emak-emak membentangkan spanduk saat unjuk rasa di depan Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung. (Foto: iNews.id/AGUS WARSUDI)

Sementara itu, seorang polisi wanita mengapresiasi aksi unjuk rasa emak-emak Kota Bandung yang berlangsung aman dan kondusif. "Kami atas nama pimpinan terik kasih sudah damai kondusif. Aspirasi kami terima semoga ke depan polisi lebih baik lagi dan oknum yang diperiksa semoga tidak ada lagi ke depan," kata polwan itu.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengultimatum jajarannya untuk menindak tegas anggota bermasalah. Perbuatan yang dilakukan oleh personel, jika bersifat positif, dampaknya secara organisasi akan positif. Begitupun sebaliknya. 

"Jadi persepsi itu muncul menjadi generalisasi. Masih sangat banyak polisi yang baik dibanding oknum (yang melakukan pelanggaran) sehingga manfaatkan perkembangan teknologi untuk memunculkan terobosan kreatif dan positif," kata Kapolri saat menutup pendidikan Sespimti ke-30 di Sespim Polri Lembang, Kabupaten bandung Barat (KBB).

Terkait kepemimpinan, ujar Kapolri, mengutip peribahasa, 'Ikan Busuk Mulai dari Kepala'. Dengan kata lain, segala permasalahan internal di kepolisian, dapat terjadi karena pimpinan bermasalah atau tidak mampu menjadi teladan bagi jajaran. 

"Ada pepatah, ikan busuk mulai dari kepala. Kalau pimpinannya bermasalah, bawahannya akan bermasalah juga. Pimpinan harus jadi teladan, sehingga bawahan akan meneladani. Karena kita tidak mungkin diikuti kalau kita tidak memulai yang baik, kita tidak mungkin menegur kalau tidak jadi teladan, harus mulai dari pemimpin atau diri sendiri. Ini yang saya harapkan rekan-rekan mampu memahami. Hal yang dijalankan penuh keikhlasan akan menjadi buah keikhlasan. Tolong ini diimplementasikan bukan hanya teori dan pepatah," ujar Kapolri. 

"Terhadap anggota yang melakukan kesalahan dan berdampak kepada organisasi. Jangan ragu melakukan tindakan. Kalau tak mampu membersihkan ekor, maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah berjuang," ucap Jenderal Pol Listyo Sigit.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolri Minta Tak Ragu Tindak Anggota yang Salah : Kalau Tak Mampu Kepalanya Saya Potong

57 tahun lalu

Video Kapolri dan Panglima TNI Lepas Rombongan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bagikan Ribuan Paket Sembako

57 tahun lalu

Amanat saat Menutup Sespimti, Kapolri: Pemimpin Tak Boleh Mudah Terpancing Emosinya

57 tahun lalu

Pesan Kapolri ke Perwira Lulusan Sespimti Dikreg ke-30: Jadilah Pemimpin yang Layani Masyarakat

57 tahun lalu

Kapolri dan Panglima TNI Tutup Pendidikan Sespimti dan Bagikan Bansos di Lembang KBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal