Emmeril Kahn Mumtadz Diduga Tak Kuasa Hadapi Arus Deras, Air Keruh Dibanding Hari Biasa

Agung Bakti Sarasa
Emmeril Kahn atau Eril, anak sulung Gubernur Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Elpi menjelaskan, saat berenang, Eril berada di posisi paling akhir untuk memastikan keselamatan kerabat yang ikut berenang.

"Kami yakin rasa tanggung jawab beliau dan insting beliau yang memutuskan mengambil posisi paling belakang karena ingin memastikan semua dalam posisi safety," ujar Elpi.

Namun, debit air Sungai Aaree yang cenderung tinggi membuat kondisi arus lebih deras dari biasanya. Hal itu pula lah yang diduga menjadi penyebab Eril hanyut hingga akhirnya menghilang. 

"Karena berdasarkan informasi keluarga, kebetulan di hari itu debit air relatif lebih tinggi dari hari sekarang. Itu yang mungkin ada situasi yang qodarullah di luar jangkauan ukuran manusia yang bisa diantisipasi. Meski demikian, kami memahami kami hanya bisa bersyukur dan bersabar atas apa yang Allah tetapkan," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hilang Terseret Arus Sungai Aaree, Emmeril Kahn Mumtadz Kantongi Sertifikat Menyelam

57 tahun lalu

Niat Tolong Warga Tenggelam, Pemuda di Gianyar Hilang Terseret Arus Pantai Purnama

57 tahun lalu

Petaka Liburan, Sepasang Kekasih asal Makassar Hilang Terseret Air Bah di Maros

57 tahun lalu

2 Pemuda di Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Citarum saat Berburu Biawak

57 tahun lalu

Nekat Lompat ke Sungai Deli saat Tawuran, Warga Medan malah Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal