"Sedangkan sisanya masih menjalani perawatan di sejumlah tempat isolasi seperti rumah sakit dan vila khusus. Untuk pasien yang masih menjalani isolasi di tempat khusus, sebagian besar tinggal menunggu hasil lab ketiga, sebelum diperbolehkan pulang," ujarnya.
Yusman menuturkan, temuan nakes terpapar yang paling menonjol dalam dua pekan terakhir terdapat di dua puskesmas, Cibinong, dan Puskesmas Sindangkerta-Pagelaran.
"Dari jumlah total yang masih menjalani isolasi sebanyak 35 orang, kondisi mereka sudah mulai membaik dan beberapa orang tinggal menunggu pulang. Harapan kami seluruh nakes di Cianjur, tetap menerapkan AKB plus dan prokes saat menjalankan tugasnya," tutur Yusman.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur menemukan belasan tenaga kesehatan di Puskesmas Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran, terpapar positif Covid-19 setelah dilakukan tes cepat dan usap antigen. "Diduga ke-13 tenaga kesehatan itu terpapar Covid-19 saat bertugas," kata Kepala Dinkes Cianjur dr Irvan Nur Fauzi.
Dia mengemukakan, untuk sementara seluruh kegiatan di puskesmas tersebut dihentikan, hanya pelayanan gawat darurat yang diperbolehkan. Penutupan layanan ini sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19.