Gelombang Pasang Hantam Ujung Genteng Sukabumi, 20 Perahu dan 15 Bangunan Rusak

Dharmawan Hadi
Gelombang pasang yang menerjang kawasan Ujung Genteng, Sukabumi merusak bangunan dan perahu. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

Selain merusak perahu dan rumah, kata dia, gelombang pasang juga merobohkan tujuh unit bangunan gudang yang dijadikan tempat singgah para nelayan. 

Kondisi kerusakan paling parah ada di kawasan Pantai Kelapa Condong. Sekitar 10 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiel ditaksir sampai ratusan juta. Karena, satu perahu ditaksir Rp35 juta. Sementara perahu yang rusak lebih dari 20 unit. Belum lagi, bangunan penduduk yang ambruk. Saat ini, warga dan para nelayan dalam kondisi waspada, karena dikhawatirkan terjadi gelombang pasang susulan yang lebih tinggi atau lebih besar,” ujar Asep Jeka. 

Masih kata Asep Jeka, gelombang pasang ini juga memaksa ribuan nelayan Ujung Genteng untuk berhenti melaut atas pertimbangan keselamatan. 

“Kita juga terus tidak meminta kepada para nelayan supaya jangan dulu melaut karena faktor keselamatan. Untuk warga, jika melihat potensi gelombang pasang segera mengungsi untuk meminimalisir risiko bencana," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Banjir Rob Terjang Ratusan Rumah di Karawang, 3 Dusun Terisolasi

4 hari lalu

Atap Rumah di Maubeli TTU Terbang Diterjang Hujan Angin, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

4 hari lalu

Desakan Ekonomi di Tengah Cuaca Ekstrem, Nelayan Jember Bertaruh Nyawa Terjang Ombak 3 Meter

13 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Beruntun Guncang Sukabumi dan Bogor

3 bulan lalu

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperpanjang 3 Hari, Pencarian Terkendala Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal