Gunung Tangkuban Parahu 2 Kali Gempa Embusan, Status Masih Level I

Agung Bakti Sarasa
PVMBG menyampaikan update terkini terkait aktivitas vulkanik di Gunung Tangkuban Parahu yang mengalami dua kali gempa embusan pada 28 Februari 2024. (Foto: MPI/Agung Bakti Sarasa)

"Peningkatan ini dapat terjadi karena perubahan (akumulasi) tekanan di kedalaman dangkal akibat peningkatan jumlah curah hujan yang turun pada bulan ini, sementara itu indikasi akumulasi tekanan dari magma dalam yang belum teramati," katanya.

Sementara dari hasil pemantauan deformasi dengan peralatan tiltmeter maupun electronic distance measurement (EDM), belum menunjukkan adanya pola penambahan tekanan yang signifikan dari bawah permukaan terhadap respons penggembungan pada tubuh Gunung Tangkuban Parahu.

Meski begitu, pihaknya mengingatkan untuk tetap mewaspadai potensi bahaya berupa erupsi freatik. Yaitu erupsi yang terjadi tanpa ada peningkatan gejala vulkanis yang jelas atau signifikan.

"Erupsi freatik jika terjadi dapat disertai hujan abu dan lontaran material di sekitar kawah," ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi secara visual dan instrumental, tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih pada Level I Normal.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gunung Ibu Erupsi Beruntun 4 Kali Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 500 Meter

6 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Beruntun 6 Kali Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

6 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Beruntun Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 800 Meter

8 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi Siang Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 500 Meter

10 hari lalu

Kebakaran Hutan Lindung di Gunung Tangkuban Parahu, 1 Hektare Tanaman Pinus Hangus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal