Harga Kebutuhan Pokok Melambung, Hidup Semakin Sulit, Warga Sukabumi Menjerit

Dharmawan Hadi
Mak Aweng, pedagang kopi seduh di Pasar Palabuhanratu. (FOTO: DHARMAWAN HADI)

Mak Aweng menceritakan, suami meninggal pada  2010. Sejak saat itu, Mak Aweng terpaksa membesarkan anak-anaknya seorang diri. Usaha berjualan kopi seduh ditekuni Mak Aweng sejak anak-anak masih kecil hingga mereka lulus SMA. 

"Kalo gak gini, pemasukan dari mana lagi. Walaupun pendapatan minim hanya bisa untuk sehari-hari tapi sudah alhamdulillah bisa untuk makan," ujar Mak Aweng.

Jejen Jaenudin (53), pedagang nasi di Jalan Jajaway Palabuhanratu, juga mengeluhkan harga bahan pokok yang semakin meroket. Jejen mengaku kenaikan harga bahan pokok membuat pedagang nasi kesulitan. 

"Harga cabai naik 100%, sebelumnya Rp40.000 per kilogram (kg), kini naik menjadi Rp90.000. Cabai rawit hijau naik dari Rp40.000 menjadi Rp80.000," kata Jejen Jaenudin.

Belum lagi harga beras, ujar Jejen, yang saat ini mencapai Rp14.000 per kg, naik dari Rp10.000. Kenaikan harga kebutuhan pokok itu sangat berpengaruh terhadap pendapatan.

"Kami sebagai pedagang kecil dengan pendapatan di bawah UMR menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Walaupun pasar terbuka lebar, daya beli konsumen rendah. Kadang-kadang, meski nasi habis terjual, uang tidak cukup untuk belanja," ujar Jejen.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Penyebab Angkot Terbakar di SPBU Jalan Lingkar Sukabumi, Pertamina: Bukan karena HP

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Sukabumi Ambruk Rata dengan Tanah

57 tahun lalu

Sepeda Listrik Dikendarai 3 Bocah SD Adu Banteng dengan Motor di Palabuhanratu Sukabumi

57 tahun lalu

Tukang Batu di Nyalindung Sukabumi Tewas Terkena Peledak Buatan

57 tahun lalu

Pasien Cacar Monyet di Bandung Ngaku Tak Ada Riwayat ke Jakarta tetapi Pernah ke Sukabumi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal