Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak di Pangandaran Menjerit

Irfan Ramdiansyah
Peternak ayam petelur di Kabupaten Pangandaran sedang melakukan perawatan dan memberi pakan. (Foto: iNews/IRFAN RAMDIANSYAH)

PANGANDARAN, iNews.id -Peternak ayam petelur di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjerit. Mereka mengalami kerugian cukup besar akibat harga telur anjlok di pasaran sejak sebulan terakhir.

Akibatnya, omset mereka merosot drastis. Pendapatan para peternak tak sebanding dengan biaya operasional pemeliharaan ayam petelur, terutama harga pakan yang justru melambung. Kondisi itu semakin diperparah dengan peternak kesulitan memasarkan telur ayam.

Dani, peternak ayam petelur yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karsa Kalapa Cincin, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Bumdes mengatakan, harga telur yang biasanya Rp25.000 per kilogram, kini hanya Rp19.000 kg.

"Harga itu (Rp25.000) tak seimbang dengan harga pakan yang terus naik dan perawatannya. Akibat anjloknya harga telur, omset BUMdes Karsa Kalapa Cincin pun menurun. Biasanya omset bisa mencapai mencapai Rp15 juta per bulan, kini hanya Rp10 juta," tutur Dani.

Aji Septian, pengelola BUMDes BUMDes Karsa Kalapa Cincin mengatakan, jika kondisi terus seperti ini, peternak bisa gulung tikar. Untuk menyiasatinya, peternak mencampur pakan dengan bahan lebih murah. "Harga pakan saat ini terus naik. Kami berharap harga telur kembali normal dan pakan turun," kata Aji Septian.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Pangandaran, Tim SAR Cari Tekong Hilang Terseret Arus

3 hari lalu

Pembagian 15.000 Ayam Petelur Gratis di Kendal Ricuh, Banyak Anak Terjepit

3 hari lalu

Protes Harga Telur Anjlok, Peternak di Makassar Bagikan Ayam dan Telur Gratis

3 hari lalu

Demo Harga Telur Anjlok, Peternak di Pekalongan Bagikan Ayam Gratis ke Warga

3 hari lalu

Peternak Merugi, 15.000 Ayam Dibagikan Gratis di Kendal hingga Jadi Rebutan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal