Pilu! Anak Orangutan Luka Bakar Terjebak Karhutla di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, iNews.id – Seekor anak orangutan berusia empat tahun ditemukan terjebak di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Untuk menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap tebal, satwa langka yang dilindungi tersebut bertahan dan membuat sarang di puncak pohon.
Saat dievakuasi oleh tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng bersama Yayasan BOS Foundation, orangutan tersebut ditemukan mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki.
Anak orangutan berjenis kelamin betina dengan bobot sekitar 17 kilogram ini terdesak akibat api yang membakar lantai hutan di sekitarnya. Guna menghalau paparan hawa panas dan asap karhutla, satwa tersebut memilih bertahan di titik tertinggi pohon.
Mendapat laporan mengenai adanya satwa dilindungi yang terjebak karhutla, BKSDA Kalteng bersama Yayasan BOS Foundation dan dibantu personel TNI langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Sebelum melakukan evakuasi, petugas terlebih dahulu memadamkan kobaran api yang membakar areal bawah tempat pohon tersebut berada. Setelah area sekitar steril dan dinilai aman, tim penyelamat menurunkan orangutan dengan menggunakan teknik tembakan bius.
"Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan terlebih dahulu memadamkan api di sekitar pohon. Setelah kondisi aman, tindakan pembiusan dilakukan hingga satwa berhasil diturunkan dengan selamat," ujar Kepala BKSDA Kalteng, Andi Muhammad Khadafi, Senin (28/9/2026).
Anak orangutan yang berhasil dievakuasi tersebut kemudian diberi nama Novita. Dari pemeriksaan medis awal yang dilakukan oleh dokter hewan Yayasan BOS Foundation, ditemukan adanya bekas luka bakar pada telapak tangan dan kaki korban.