Ikut Pembekalan Antikorupsi, Hasanah Siap Ciptakan Pemerintah Bersih

Yogi Pasha
Pasangan Calon Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan. (Foto: iNews.id/Yogi pasha)

"Kami menginginkan pilkada berintegritas supaya niat dari paslon untuk membangun daerah masing-masing, supaya kami (KPK) kawal, supaya ide yang dikatakan kepada masyarakat harus benar-benar terlaksana, itu yang ingin kami kawal," kata Basariah.

Basariah menjelaskan, hingga saat ini,sudah ada 18 gubernur dan 75 wali kota dan bupati yang masuk dalam tindak pidana Korupsi. Salah satu penyebab, kata dia, karena banyaknya biaya yang dikeluarkan selama proses pencalonan. Yang pada akhirnya pemimpin melakukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhannya.

"Petahana biasanya meminta iuran kepada kepala dinasnya, calon baru dengan memberikan janji-janji. Kalau sudah terpilih jangan sampai masuk ke dalam grup tersebut, " ujarnya.

Sementara, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus (Tb) Hasanuddin (Kang Hasan) dan Anton Charlyan (Kang Anton) atau dikenal dengan Hasanah, berkomitmen untuk memberantas korupsi di Jawa Barat serta mematuhi aturan yang berlaku. Salah satu langkahnya, Hasanah akan menggulirkan program Molototcom.

Kang Hasan menjelaskan, Program tersebut nantinya akan terintegrasi secara online. Selain sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja pemerintah juga sebagai bentuk pelayanan prima terhadap masyarakat Jabar. "Di era digital saat ini, pengawasan akan kita lakukan secara digital melalui Molototcom, masyarakat butuh cepat, dan molotot.com hadir untuk melayani keluhan rakyat dengan solusi cepat dan kita bisa tahu mana aparatur yang kerja dan tidak," kata Kang Hasan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi, Forum FKPD, Ketua KPU Yayat Hidayat, serta seluruh paslon Kepala Daerah Se-Jawa Barat.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadi Tersangka Korupsi, Kadis Perkimtan Gowa Abdullah Sirajuddin Langsung Ditahan

57 tahun lalu

Wakil Bupati Indramayu Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD, Kerugian Negara Rp18 Miliar

57 tahun lalu

Percepat Kebijakan Satu Peta, Kemendagri Gandeng Bank Dunia Tuntaskan Batas Desa di Sultra

57 tahun lalu

KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka KPK, Kasus Dugaan Suap Proyek di Pemkab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal