Inovasi Helm dari Limbah Serabut Sawit Diperkenalkan di Majalengka, Ini Keunggulannya

Inin nastain
Helm Green Composite yang menggunakan bahan limbah serabut kelapa sawit. (Foto: ININ NASTAIN)

Kendati menggunakan bahan limbah, ujar Julendra, helm tersebut dipastikan aman digunakan berkendara. Selain itu, dengan menggunakan serabut sebagai pengganti busa, helm tersebut relatif lebih nyaman dibanding yang berbahan busa.

"Itu pasti sudah diuji ya karena bentuk inovasi. Kelenturannya, segala macam, terus keamanannya untuk berkendara. Yang pasti, ini sudah SNI ya," ujar dia.

Julendra menuturkan, domain BRIN di riset dan inovasi. Karena itu, BRIN memfasilitasi semua riset dan inovasi di Indonesia. Mulai dari awal riset hingga menghasilkan produksi inovasi.

"Kami kan (BRIN) banyak peneliti masuk, bergabung di sana. Terus peralatannya. Termasuk juga bagian dari memperkenalkan hasil riset ke masyarakat. Seperti ini kan memperkenalkan. HKI (Hak Kekayaan Intelektual)-nya tetap milik peneliti," tutur Julendra.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR Nurhasan Zaidi mengatakan, mengapresiasi bantuan mesin roasting dari BRIN kepada pemilik kafe di Kabupaten Majalengka

Di Majalengka banyak berkembang kafe kopi. Ada 60 sampai 80. Kami juga punya kebun kopi. Tapi (produk kopi) dijual ke luar Majalengka, balik lagi ke Majalengka dengan merk daerah lain.

"Karena itu, saya mengusulkan (bantuan mesin roasting) kepada BRIN. Alhamdulillah dapat roasting kopi ini. Jadi nanti kita giling, kemas di sini. (Lalu) inovasi helm bukan busa, tapi serabut kelapa. Sehingga tahan benturan, tidak sakit," kata  Nurhasan Zaidi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRIN Ungkap Meteor Raksasa Jatuh di Pulau Bali setelah Meledak

57 tahun lalu

Pelaku Tabrak Lari di Pasteur Bandung Ditangkap di Majalengka, Akui Kabur karena Panik

57 tahun lalu

Stok Solar di Sejumlah SPBU Majalengka Kosong 3 Hari, Sopir Truk Kesulitan Beroperasi

57 tahun lalu

Kecelakaan Truk Sawit di Tanjakan Peles Bengkulu Utara, Diduga As Roda Patah

57 tahun lalu

Dampak Harga Pertamax Naik, Warga di Majalengka Rela Antre Panjang untuk Dapat Pertalite

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal