Lantaran membahayakan keselamatan warga, petugas menembak dada Karim. Setelah peluru menembus dadanya, Karim pun terkapar dan tewas.
Saat kejadian, di lokasi tersebut dalam keadaan gelap gulita dan api menyala besar membakar empat rumah.
Setelah membacok lima korban, Karim lari ke atap dan membakar kasur hingga mengakibatkan empat rumah terbakar. Polisi yang mengamankan situasi mencekam itu akhirnya mengambil tindakan tegas.
Karim dilumpuhkan Polisi dan akhirnya tewas ketika bersembunyi di atap rumah. "Pelaku Karim terpaksa dilumpuhkan karena tidak mengindahkan tiga kali tembakan peringatan yang kami berikan," kata Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadhi, Rabu (31/3/2021).
Kompol Suyadhi mengemukakan, situasi saat kejadian sangat mencekam dan menyulitkan polisi untuk membidik tersangka yang bersembunyi di atap rumah. "Setelah diterjang timah panas, pelaku terjatuh dari atap rumah. Kemudian dievakuasi oleh petugas," ujarnya.
Warga yang tidak mengetahui kondisi pelaku, sempat menghajarnya. "Warga geram atas kelakuan Karim yang mengakibatkan lima warga kritis akibat luka bacok," tutur Kompol Suyadhi.