Jawa Barat Rawan Puting Beliung, Ini Penjelasan BMKG

Juhpita Meilana
Angin puting beliung terlihat di wilayah Kupang NTT membuat warga ketakutan. (Foto: iNews/Eman Suni).

BANDUNG, iNews.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puting beliung masih mengancam sejumlah wilayah di Jawa Barat. Hal itu menurut BMKG dapat terjadi karena adanya jeda antara hari hujan dan tidak hujan selama beberapa waktu ke depan.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya memberikan penjelasannya, Minggu (29/12/2019). “Potensi angin kencang atau puting beliung masih tinggi karena ada jeda hujan. Karena saat ini belum puncak musim hujan,” katanya.

Dia mengatakan jika satu sampai dua hari tanpa hujan, maka hujan pertama berikutnya pasti disertai angin kencang. Karena menurutnya pola cuaca seperti itu memicu pertumbuhan awan cumulonimbus.

“Jika akan turun hujan setelah beberapa hari cerah tandanya muncul awan cumulonimbus yang gelap dan berlapis-lapis. Fenomena ini bisa dilihat secara jelas oleh masyarakat sehingga mereka diharapkan waspada,” ujarnya.

Oleh karena itu dia mengatakan jika masyarakat melihat fenomena alam seperti itu segera menghentikan aktivitas di luar rumah. Fenomena hujan disertai angin kencang terjadi secara singkat yakni hanya dalam waktu satu jam saja.

“Ke depan ada potensi seperti itu. Jadi masyarakat diharap mengikat bagian rumah yang kemungkinan roboh kalau diterjang angin kencang. Dan memangkas bagian pohon yang sudah terlalu lebat,” ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
9 jam lalu

Update Gempa M 4,1 Guncang Pangandaran, Dirasakan di Tasikmalaya dan Cianjur

14 jam lalu

Gempa Dangkal M 4,6 Guncang Cilacap Hari Ini, Berpusat di Laut

19 jam lalu

Update Gempa M 3,2 Guncang Bogor, Getaran Dirasakan Kuat di Pamijahan

1 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,0 Guncang Jepara, Pusat Getaran di Laut

1 hari lalu

Gempa Hari Ini M 3,5 Guncang Pangandaran, Pusat Getaran di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal