Kasus Buruh Pabrik Diperkosa Bergilir, Unit PPA Polres Sukabumi Angkat Bicara

Dharmawan Hadi
Buruh pabrik di Sukabumi diperkosa bergilir oleh pacar dan dua temannya. (Foto: Ilustrasi/Ist)

SUKABUMI, iNews.id - Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Satreskrim Polres Sukabumi Ipda Bayu Sunarti Agustina, angkat bicara soal kasus dugaan pemerkosaan bergilir yang dialami seorang perempuan buruh pabrik oleh pacar berinisial RI dan dua temannya. Sampai saat ini pelaku masih berkeliaran bebas.

"Pelaku belum ditemukan. Kami tunggu dari dulu sampai sekarang (korban) belum datang. Selain lokasi rumah korban jauh, juga kondisi (korban) lagi hamil," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Sukabumi kepada wartawan, Rabu (15/12/2021).

Disinggung mengenai kesulitan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku padalah korban telah membuat laporan ke Polres Sukabumi pada 21 Oktober 2021 lalu, Ipda Bayu Sunarti Agustina menyatakan, tidak menemukan kendala.

"Hanya saja, kami sudah dua kali ke TKP atau ke lokasi kejadian untuk mencari informasi terkait keberadaan pelaku. Identitasnya (pelaku) tidak detail," ujar Ipda Bayu Sunarti Agustina.

Saat Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi, menggali informasi, tutur Ipda Bayu, korban tidak bisa menyebutkan identitas lengkap pelaku. "Pas laporan, korban sedang hamil tujuh bulan, kalau sekarang hamilnya delapan bulan," tutur Ipda Bayu Sunarti Agustina.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Miris, Buruh Pabrik di Sukabumi Diperkosa Pacar dan 2 Temannya sampai Hamil 8 Bulan

57 tahun lalu

Cerita Siswi SD di Sukabumi Gagal OSN Imbas Listrik Padam, Belajar 6 Bulan Sia-Sia

57 tahun lalu

Viral! Siswi SD di Sukabumi Menangis Usai Gagal Ikuti OSN karena Listrik Padam

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kabupaten Sukabumi, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal