Miris, Buruh Pabrik di Sukabumi Diperkosa Pacar dan 2 Temannya sampai Hamil 8 Bulan

Dharmawan Hadi
Seorang buruh pabrik di Sukabumi diperkosa secara bergilir oleh pacara dan dua temannya. Sebelum diperkosa, korban dicekoki minuman keras dan obat terlarang. (Foto: Ilustrasi/Ist)

SUKABUMI, iNews.id - Seorang buruh pabrik garmen menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan bergilir oleh pacar dan temannya. Sebelum diperkosa secara bergiliran, korban dipaksa mengonsumsi obat terlarang dan minuman keras oleh pacar berinisial RI. 

Korban mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Oktober 2021 lalu tersebut berawal dari sewaktu korban tengah bekerja. Saat itu dia dihubungi oleh pacar RI dan mengajak main ke rumah temannya sepulang dari tempat kerja. 

"Cowok saya jemput setelah pulang kerja dan ngajak main ke rumah temannya di Kampung Babakan Peundeuy, Desa Bojong Kokosan, Kecamatan Parungkuda sekitar pukul 20.00 WIB," kata korban menceritakan kisah pilunya, Rabu (15/12/2021).

Setiba di rumah temannya, korban diajak ngobrol. Tidak lama setelah itu, pacarnya meminta korban minum alkohol dan obat berwarna kuning.

"Iya (dipaksa minum alkohol dan obat terlarang). Untuk obat dan minumannya, saya tidak tahu merek apa. Namun, yang jelas saya dipaksa untuk mengkonsumsi obat kuning dan minum alkohol. Saya sudah berulang kali menolak. Tapi, cowok itu terus memaksa saya. Katanya, gak apa-apa," ujar NI kepada MNC Portal Indonesia. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satu Santriwati asal Cimahi Jadi Korban Pemerkosaan Herry Wirawan

57 tahun lalu

Bunda FAD Jabar Atalia: 13 Santriwati Jadi Korban Pemerkosaan Herry Wirawan

57 tahun lalu

Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Kepala Kejati Jabar Ditunjuk Jadi JPU

57 tahun lalu

Dituding Netizen Tutupi Kasus Pemerkosaan Santriwati, Ini Jawaban Atalia

57 tahun lalu

Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Mensos: Prihatin, Masa Depan Korban Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal