Kata Maneh ke Ridwan Kamil Berujung Guru Cirebon Dipecat, Ini Kata Ahli Bahasa Sunda Unpad

Arif Budianto
Komentar Muhammad Sabil dalam unggahan Ridwan Kamil yang menggunakan bahasa Sunda kasar, maneh. (FOTO: tangakapan layar Instagram)

BANDUNG, iNews.id - Dosen Program Studi Sastra Sunda Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Gugun Gunardi mengatakan, penggunaan kata maneh harus mempertimbangkan kondisi dan tingkatan tutur bahasa sehingga memiliki makna sesuai.

Kata maneh yang memiliki arti kamu atau kau dalam bahasa Sunda ini identik bermakna kasar jika disampaikan secara tulisan. 

"Kata maneh kalau disampaikan dalam koridor tuturan sehari-hari dengan intonasi halus akan menjadi halus. Tetapi kalau kata maneh disampaikan dalam tulisan, orang tidak akan memahami apakah itu halus atau tidak," kata Gugun Gunardi, Kamis (16/3/2023). 

Gugun Gunardi menyatakan, kata maneh memiliki makna berbeda tergantung konteks dan kondisi. Jika mengatakan sesuatu dalam bahasa Sunda kasar, alangkah baiknya dalam bentuk tuturan dengan intonasi halus.

Dalam kasus guru SMK yang mengomentari unggahan Ridwan Kamil, ujar Gugun Gunardi, seharusnya guru tersebut tetap mengedepankan sopan santun. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Guru di Cirebon Dipecat gegara Komentar Kasar ke Gubernur, SMK Telkom: MS Langgar Etika

57 tahun lalu

Pertanyakan Status Ridwan Kamil saat Zoom Meeting Sekolah, Guru di Cirebon Dipecat 

57 tahun lalu

Guru Cirebon Muhammad Sabil Angkat Bicara soal Dipecat gegara Kritik Ridwan Kamil di Medsos

57 tahun lalu

Ini Kata Ridwan Kamil soal Pemecatan Guru asal Cirebon gegara Kritikan di Medsos

57 tahun lalu

Diduga gegara Kritik Ridwan Kamil di Medsos, Guru asal Cirebon Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal