Kata Maneh ke Ridwan Kamil Berujung Guru Cirebon Dipecat, Ini Kata Ahli Bahasa Sunda Unpad

Arif Budianto
Komentar Muhammad Sabil dalam unggahan Ridwan Kamil yang menggunakan bahasa Sunda kasar, maneh. (FOTO: tangakapan layar Instagram)

Sebab, kata maneh itu disampaikan oleh seorang guru kepada Ridwan Kamil yang secara usia lebih tua. Apalagi posisi Ridwan Kamil sebagai pimpinan. Maka, wajib sopan santun dalam bahasa.

"Ini bukan hanya dalam bahasa Sunda saja yang halus, tapi dalam bahasa Indonesia dan dalam bahasa Inggris juga," ujar Gugun Gunardi.

Gungun Gunardi menuturkan, penting dikuasai dalam bahasa Sunda adalah intonasi dan konteks. Tata bahasa pragmatik menguasai sekali dalam konteks berbahasa tutur sehari-hari. 

Jika masuk koridor tulisan, jangan lupa tanda baca. Tanda baca itu penting, tanda baca yang menghaluskan.

"Jadi kalau menurut saya pribadi, kalau tingkat tutur bahasa itu harus dipertahankan dan jangan dihilangkan. Saya juga selalu mengajak mahasiswa untuk memiliki soft skill yang bagus, sopan santun yang bagus," tutur dia. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Guru di Cirebon Dipecat gegara Komentar Kasar ke Gubernur, SMK Telkom: MS Langgar Etika

57 tahun lalu

Pertanyakan Status Ridwan Kamil saat Zoom Meeting Sekolah, Guru di Cirebon Dipecat 

57 tahun lalu

Guru Cirebon Muhammad Sabil Angkat Bicara soal Dipecat gegara Kritik Ridwan Kamil di Medsos

57 tahun lalu

Ini Kata Ridwan Kamil soal Pemecatan Guru asal Cirebon gegara Kritikan di Medsos

57 tahun lalu

Diduga gegara Kritik Ridwan Kamil di Medsos, Guru asal Cirebon Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal