Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Diselimuti Abu Vulkanik

Yuwono
Abu tebal menyelimuti kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Sabtu (27/7/2019). (Foto: iNews/Yuwono)

Selain itu, tidak boleh menginap dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks Gunung Tangkuban Parahu, serta ketika cuaca mendung dan hujan. Hal ini karena terdapat gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan kehidupan manusia.

”Siapa pun tidak diperbolehkan untuk menginap di dalam kawasan kawah aktif. Untuk mengantisipasi risiko yang lebih buruk, siapa pun untuk tidak memasuki radius 2 km dari kawah gunung. Sedangkan lokasi permukiman berjarak kurang lebih 7 km dari kawah,” katanya.

Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata diminta agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba. Letusan ini tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.

Gunung Tangkuban Parahu di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengalami erupsi pada Jumat kemarin, pukul 15.48 WIB. Erupsi itu terjadi dengan tinggi kolom abu kurang lebih 200 meter di atas puncak atau kurang lebih 2.284 meter di atas permukaan laut.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Hujan Abu Guyur Sejumlah Desa di Flores

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

57 tahun lalu

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Sempat Tenang sejak 2024

57 tahun lalu

Gunung Dukono Erupsi, PVMBG Minta Warga Tidak Beraktivitas dalam Radius 4 Km

57 tahun lalu

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Kilometer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal