KDM Minta Sekolah Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terapkan Pembelajaran Daring

iNews TV
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan sekolah di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk menerapkan pembelajaran daring. (Foto: ist)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa BaratDedi Mulyadi menginstruksikan sekolah terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau untuk menerapkan pembelajaran daring. Kebijakan ini terutama diberlakukan bagi wilayah dengan intensitas paparan abu vulkanik cukup tinggi seperti Bogor dan Sukabumi.

Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM meminta kepala sekolah menyesuaikan sistem pembelajaran demi menjaga kesehatan dan keselamatan para siswa. Aktivitas belajar dari rumah dapat dilakukan selama kondisi udara masih terdampak sebaran abu vulkanik.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi agar siswa tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan dan terpapar abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Sehubungan dengan meningkatnya sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, kami sampaikan untuk wilayah yang intensitas debunya tinggi seperti Bogor dan Sukabumi serta daerah lain, agar kepala sekolah terhitung Senin 7 September agar bisa membuat sistem pembelajaran daring," ujarnya, Senin (7/9/2026).

Selain Bogor dan Sukabumi, daerah lain di Jawa Barat yang mengalami dampak abu vulkanik cukup tinggi juga dapat menerapkan kebijakan serupa. Pemerintah daerah meminta pihak sekolah menyesuaikan kondisi di lapangan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 jam lalu

Masker Basah Efektif Cegah Abu Vulkanik? Ini Faktanya!

3 jam lalu

Dampak Hujan Abu Vulkanik, Apotek di Bandar Lampung Kehabisan Stok Masker

3 jam lalu

Penjual Masker Panen Cuan, Omzet Naik 4 Kali Lipat Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

5 jam lalu

4 Penerbangan Dialihkan ke Bandara Kertajati Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

5 jam lalu

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Pemerintah Mulai Buka Bandara Pagar Alam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal