Kenaikan Harga Komoditas Pasar, Daya Beli Masyarakat di Garut Turun

fani ferdiansyah
Sejumlah ibu-ibu membeli bawang merah di salah satu kios Pasar Guntur Ciawitali Garut, Jumat (9/9/2022). (FotoL iNews.id/Fani Ferdiansyah)


Akibatnya, lanjutnya, dia harus mengurangi stok komoditas yang harus dijual. Tak tanggung tanggung, pengurangan stok mesti dilakukan hingga 70 persen.

"Misalnya, untuk cabai merah saya biasa belanja untuk stok itu antara 800 kwintal sampai 1 ton per hari. Karena daya beli turun, saya terpaksa mengurangi hingga 1,5 kwintal per hari," ucapnya.

Bila tidak dikurangi, pasokan di gudangnya akan menumpuk dan berdampak pada busuknya kualitas stok yang tersedia. 

"Sebagai pedagang, perputaran uang itu sangat penting untuk kelangsungan usaha. Menurunnya daya beli membuat saya sebagai pedagang mundur teratur, mengurangi stok dari biasanya," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pencairan BLT BBM, Ratusan Warga Berjubel dan Ngantre di Kantor Pos Cirebon

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Kebakaran Pasar Gatak Grobogan, 20 Kios Milik Pedagang Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit di Bandung Meroket hingga Rp100.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal