Kesaksian Saka Mantan Napi Kasus Vina Cirebon: Dipaksa Ngaku sampai Disetrum

Toiskandar
Mantan terpidana kasus Vina Cirebon, Saka Tatal didampingi kuasa hukumnya Titin mengungkap kasus tersebut yang sebenarnya. (Foto: iNews)

Dia menuturkan, Saka keluar sekolah bukan karena kenakalannya tapi lantaran ingin bekerja untuk membantu orang tua. “Saya awalnya menentang dia keluar sekolah, tapi dia beralasan ingin bantu orang tua,” ucapnya.

Jaka juga mengutuk keras aksi pembunuhan dan penganiayaan terhadap Vina dan Eki. Dia berharap para pelaku sebenarnya bisa tertangkap dan diadili.

Pengacara Saka, Titin mengatakan, penangkapan terhadap Saka diterimanya saat awal proses persidangan. Saat itu, ada informasi kecelakaan di Jembatan Talun pada 2016.

“Padahal, klien saya itu saat kejadian tidak berada di lokasi. Jadi, ini memang ada kejanggalan,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Biadab! Pelajar SMA di Luwu Timur Bunuh Gadis Tetangga gegara Cinta Tak Sampai

57 tahun lalu

Kronologi Nenek dan Wanita Muda Tewas Mengenaskan di Banyumas, Cucu Kabur

57 tahun lalu

Kadus di Purbalingga Tewas Dibacok saat Semprot Tanaman di Kebun

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Siswi SD di Sragen, Pelaku Ingin Kuasai Motor dan HP

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan di Cirebon Tewas Diduga Dibunuh Perampok, Perhiasan Emas Raib

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal