Sementara itu, Kapolsek Antapani Kompol Asep Muslihat mengatakan, peristiwa ratusan pengemudi ojol menggeruduk lokasi ojek pangkalan di Pasir Impun dipicu kesalahpahaman mengenai aturan mengangkut penumpang antara opang dan ojol di Bandung timur, dari Cibiru hingga Panyileukan.
Meski ada salah paham, Kapolsek Antapani memastikan dua pihak tidak sampai terjadi bentrok fisik antara pengemudi ojol dan ojek pangkalan. "Tidak ada kejadian yang bentrok fisik maupun yang lainnya," kata Kapolsek Antanapi.
Untuk meredam suasana yang sempat memanas, ujar Kompol Asep Muslihat, Polsek Antapani menjadi problem solver dengan mengajak kedua belah pihak melakukan mediasi.
Hasil dari mediasi itu, ujr Kompol Asep Muslihat, kedua pihak sepakat menyikapi persoalan yang tejadi dengan kepala dingin. Polisi dipastikan siap menjembatani aspirasi pengemudi ojol dan ojek pangkalan terkait aturan mengangkut penumpang.
"Kami akan menjembatani kesepatan pembuatan aturan yang bisa menaungi di antara pihak-pihak ini. Kami siap ikut menjadi problem solver atas masalah ini," ujar Kompol Asep Muslihat.