Untuk kondisi cuaca, antara Lembang dan Bali ataupun Sumatera, tidak terlalu beda jauh sehingga gajah tersebut tidak perlu beradaptasi terlalu lama.
"Kondisi cuaca di sini cocok dan sepanjang perjalanan selama dua hari, terus dipantau oleh mahot supaya tidak stres," ujar Iwan.
Iwan menuturkan, kedua gajah itu diharapkan bisa menambah edukasi dan wawasan ke pengunjung. Berikutnya akan segera didatangkan hewan besar lainnya seperti jerapah, harimau siberia, dan yang lainnya.
"Kami terus melengkapi koleksi satwa dan menjadikan ciri khas tempat ini, seperti adanya anjing padang gurun dan kanguru pohon yang di kebun binatang lain tidak ada," tutur Iwan.
Salah seorang wisatawan, Ratih (33) mengaku cukup terhibur dengan kehadiran gajah di Lembang Park and Zoo. Itu menjadi pembeda di samping ratusan koleksi satwa lainnya yang bisa dinikmati bersama keluarganya.
"Seru, gajahnya bisa diajak interaksi, dikasih makan, dan berfoto. Jadi anak-anak terhibur," kata ibu dua anak yang berasal dari Kota Bandung ini.